ANALISIS MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUSI KESEHATAN (Studi Kasus Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang)

ANALISIS MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUSI KESEHATAN (Studi Kasus Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang)

  • Egy Septian Universitas Bina Darma Palembang
  • Yesi Novaria Kunang Universitas Bina Darma Palembang

Abstract

Rumah Sakit merupakan sebuah instansi kesehatan yang merupakan pusat pelayanan kesehatan di mana orang sakit dapat ditampung dan diobati dengan baik. Rumah Sakit Muhamdiyah Palembang merupakan bagian dari jaringan pelayanan kesehatan AHSA, dimana pada tahun 1986 telah menggunakan aplikasi CLIPPER untuk penyimpanan data. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan manajemen risiko Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada Rumah Sakit Muhamdiyah Palembang. Dengan melakukan wawancara serta membagikan Kuesioner kepada bagian Mirsa sebagai pengelola IT pada Rumah Sakit. Dalam melakukan manajemen risiko, ISO 31000 diterapkan dan disesuaikan untuk semua jenis organisasi dengan memberikan struktur dan pedoman yang berlaku generik terhadap semua operasi yang terkait dengan manajemen risiko. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 risk level tingkatan high, merupakan risiko berbahaya yang harus diatasi secepatnya, dan 13 risk level tingkatan medium yang merupakan risiko yang harus diperhatikan terus-menerus, sehingga setiap risiko harus dilakukan perlakuan risiko yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam penanganan dan pemeliharaan terhadap Sistem Informasi di waktu yang akan datang.

Published
2024-05-01
How to Cite
[1]
E. Septian and Yesi Novaria Kunang, “ANALISIS MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUSI KESEHATAN (Studi Kasus Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang)”, Restikom, vol. 6, no. 1, pp. 194-202, May 2024.
Section
Article